Budidaya Jahe Merah Yohanes Chandra Ekajaya


Jahe merah adalah tanaman rempah-rempah yang dapat tumbuh subur di Indonesia yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan dapat juga digunakan sebagai pelengkap bumbu masakan. Yohanes Chandra Ekajaya melihat peluang yang begitu bagus untuk membudidayakan jahe merah dilihat dari permitaan pasar yang cukup tinggi dan mudahnya penanaman jahe merah.
Ada 3 macam jahe di Indonesia, jahe gajah atau jahe badan, jahe putih atau kuning dan jahe merah. Pada kesempatan kali ini Yohanes Chandra Ekajaya akan membahas peluang budidaya jahe merah. Karna mengandung minyak asiri itulah salah satu mengapa banyak yang tertarik budidaya jahe merah dibanding dengan jahe lainnya.
Yohanes Chandra Ekajaya
Beberapa alasan mengapa kita budidaya jahe merah menurut Yohanes Chandra Ekajaya dikarnakan :
·      Permintaan pasar dalam negri maupun luar negri cukup tinggi.
·      Mudah ditanam dan tidak memerlukan lahan luwas dapat digunakan polybag untuk menam di halaman rumah.
·      Cukup mudah perawatannya
·      Besar kecilnya modal  tergantung sekala budidaya.
Berikut ini peluang usaha budidaya jahe merah beserta analisis modal :
1.   Modal awal
Dalam usaha jahe merah bersekala kecil setidaknya dibutuhkan modal 1 juta rupiah dengan asumsi :
§  Polybag 4x@Rp.25.000,- isi 29 per bungkusnya = Rp.100.000,-
§  Bibit Jahe 100 x Rp.3.500,- = Rp.350.000,-
§  Pupuk, alat dan obat obatan = Rp.400.000,-
§  Lain-lain Rp.150.000,-
Itu merupakan analisa dalam prosesnya bisa naik turun tergantung situasi dan kondisinya.
2.   Penanaman
Pertama bibit disemai sampai muncul tunas kira kira 5-6 hari selanjutnya dipindah ke polybag. Yang paling penting media tanam harus diperhatikan tanah dan bokasi memiliki perbandingan 3:1 dengan jumlah tanah yang lebih banyak dari bokasi. Diusahakan dalam satu polybag diberi 2 tunas jahe. Penyiraman dilakukan pagi dan sore selama satu minggu di awal minggu agar tidak mudah layu.
Jika memasuki umur 2bln maka akan keluar rimpang. Jika rimpang sudah tumbuh timbun dengan tanah yang sudah dicampur dengan bokasi. Lakukan terus menerus sampai jahe siap panen berumur 8-10 bulan. Untuk hasil yang maksimal bisa diberikan pupuk cair organik yang dijual di pasaran.
3.   Perkiraan penghasilan
Dari 100 bibit jahe anda bisa meraup keuntungan puluhan juta. Untuk saat ini dari satu polybag / karung  bisa menghasilkan 20kg jahe merah. Itu berati  kamu mendapatkan 400kg setiap 20 karung selama satu periode panen. Jika harga perkilogramnya Rp.25.000,- maka setiap satu kali panen kamu mendapatkan keuntungan sebesar Rp.10.000.000,-.
Yohanes Chandra Ekajaya

Perkiraan diatas menurut Yohanes Chandra Ekajaya merupakan asumsi saja semua tergantung harga pasaran saat panen dan jumlah hasil panenan yang dihasilkan tergantung dari perawatan dan faktor cuaca. Semoga refrensi budidaya jahe merah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
Previous
Next Post »