Kiat Pengusaha Chandra Ekajaya Pasarkan Miniatur Alat Musik ke Mancanegara


Pengusaha ChandraEkajaya sebelumnya tak pernah membayangkan dapat menjadi seorang pengusaha sukses. Di usianya yang masih terbilang muda, lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini telah berhasil membesarkan PT Chandra Ekajaya Abadi hingga dapat mengekspor produk kerajinan miniatur alat musik hampir ke berbagai negara. Keberuntungan pun melekat pada pengusaha muda tersebut, dimana ia telah berhasil mengekspor produk alat musik ke beberapa negara seperti Perancis, Inggris, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan beberapa negara-negara di seluruh dunia.
Pengusaha Chandra Ekajaya

Meski telah mengantongi gelar sarjana di salah satu universitas swasta di Semarang, pengusaha ChandraEkajaya memiliki motivasi yang tinggi untuk menciptakan peluang bisnisnya sendiri. Padahal ia pun mengaku memang tak memiliki modal yang cukup dalam melakoni kegiatan bisnisnya. Pengusaha Chandra Ekajaya merasa bahwa tuntutan hidupnya yang memaksanya untuk berpikir kreatif. Tanpa pengetahuan yang cukup di bidang marketing dan bisnis, ia pun akhirnya memberanikan bisnis menjadi seorang dropshiper barang kerajina. Berbagai produk-produk kerajinan ia pasarkan melalui berbagai macam media sosial. Beragam produknya seperti batik, tas, hingga miniatur alat musik menjadi produk yang prospektif.
Sejak saat itu, pengusaha Chandra Ekajaya fokus hanya menjual miniatur gitar dan alat musik.  Karena jumlah permintaan semakin tinggi, akhirnya pengusaha Chandra Ekajaya pun fokus untuk menggarap produk miniatur alat musik. Hal tersebut dikarenakan pengusaha Chandra Ekajaya mampu melayani produknya hingga ratusan juta rupiah.Pria kelahiran tahun 1984 ini membanderol produknya kisaran Rp 35 ribu hingga Rp 150 ribu. Kini, produk-produk dari pengusaha Chandra Ekajaya telah mampu menerima permintaan konsumen sekitar 1200 pieces untuk setiap bulannya. Ke depan, pengusaha ChandraEkajaya mengakut tak banyak target yang ia patok. Hal tersebut dikarenakan ia ingin bekerja lebih keras agar bisa menjadi orang yang lebih berguna bagi sesama. Pengusaha Chandra Ekajaya pun mengibaratkan bahwa meski memiliki kehidupan yang pas-pasan ia harus pandai-pandai memutar otak untuk memenuhi kebutuhannya.
Previous
Next Post »